Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

Pemkab Kuningan Perkuat Forum Kemitraan Lawan HIV/AIDS, TBC, dan Malaria

Redaksi
Rabu, 08 Oktober 2025
Last Updated 2025-10-08T10:50:43Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini

KUNINGAN - CIREMAIPOS.COM,-
Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan keseriusan dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui langkah-langkah nyata dan kolaboratif lintas sektor.
 Komitmen tersebut diwujudkan dalam Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM) yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, Selasa (8/10/2025).

Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan menyusun langkah konkret dalam menghadapi tiga penyakit menular global tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., Kepala Bappeda Purwadi Hasan Darsono, S.Hut., M.Sc., serta perwakilan ADINKES (Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia) dan RSSH (Resilient & Sustainable System for Health), Uus Sukamara, S.Km., M.Epid.

Dalam arahannya, Pj Sekda Wahyu Hidayah menegaskan bahwa pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan Malaria bukan sekadar urusan kesehatan, melainkan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan bersama. Ia menilai isu kesehatan tidak dapat dipandang sektoral, tetapi harus menjadi gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus hadir, memperkuat kolaborasi, dan memastikan masyarakat semakin sadar pentingnya pencegahan dan pengobatan dini. Langkah kecil yang dilakukan bersama akan membawa hasil besar bagi kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Wahyu juga mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Kuningan dalam menekan angka kasus malaria hingga berada pada level terkendali. Meski begitu, ia mengingatkan agar kewaspadaan tetap dijaga melalui edukasi berkelanjutan dan pelibatan aktif masyarakat dalam pencegahan.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Kuningan telah membentuk Tim Percepatan Penanganan TBC, yang berperan memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat deteksi dini, dan mendorong masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri.
“Kita ingin menciptakan suasana yang inklusif dan penuh empati, di mana masyarakat tidak takut untuk mencari pertolongan medis. Pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak kesehatan secara adil dan bermartabat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan ADINKES dan RSSH, Uus Sukamara, S.Km., M.Epid., menekankan pentingnya penguatan sistem kesehatan daerah sebagai kunci keberhasilan program pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, TBC, dan Malaria. Ia menyebut perubahan pola dukungan lembaga internasional harus diimbangi dengan strategi lokal yang solid.
“Semua unsur harus berperan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Dengan kebersamaan dan komitmen bersama, target eliminasi HIV/AIDS, TBC, dan Malaria akan lebih mudah dicapai,” tuturnya.

Forum kemitraan ini menjadi wadah penting bagi Pemkab Kuningan dalam memperluas jangkauan informasi, memperkuat jejaring kerja, dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk hidup lebih sehat. Pemerintah menegaskan perannya bukan hanya sebagai pembuat kebijakan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kualitas hidup.
“Kesehatan bukan hanya urusan rumah sakit, tetapi urusan kita bersama. Pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha harus berjalan seiring dalam menciptakan Kabupaten Kuningan yang sehat, tangguh, dan berdaya,” pungkas Wahyu.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Pemkab Kuningan optimistis mampu menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera melalui sinergi lintas sektor yang kuat.

/Moris
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl