masukkan script iklan disini
KUNINGAN - CIREMAIPOS.COM,- Komunitas alumni SMAN 2 Kuningan angkatan 1988 (Smandaku 88) menggelar acara reuni akbar bertajuk Temu Bahagia pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sekitar 120 alumni, 30 pendamping, serta 40 orang panitia yang terdiri dari liaison officer (LO) dan kru musik.
Dengan mengusung tagline “Teu Salembur Tetep Sadulur”, reuni ini menjadi ajang mempererat silaturahim lintas daerah. Sejumlah alumni datang dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan seorang alumni menyempatkan hadir dari Belanda untuk mengikuti acara istimewa tersebut.
Koordinator panitia, Yayan Henri atau yang akrab disapa Kang Bayi, menyampaikan bahwa kegiatan ini terselenggara murni oleh dukungan dan partisipasi para alumni. “Moto kami adalah dari alumni, oleh alumni, dan untuk alumni. Dari total 224 alumni, terdaftar hadir 120 orang. Sementara 16 rekan seangkatan telah lebih dulu berpulang,” ujarnya
Selain menjadi ajang temu kangen, kegiatan sosial juga menjadi bagian penting dari rangkaian acara. Para alumni memberikan kadeudeuh kepada guru-guru dan staf tata usaha yang pernah mengajar pada tahun 1988. Bantuan serupa juga diberikan kepada anak yatim dari kalangan alumni, alumni yang sedang sakit, serta biaya pendidikan bagi anak alumni yang masih menempuh kuliah.
Ketua Alumni Smandaku 88, Ojo Ruslani, mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan acara. Melalui perwakilannya, Toto Taufikurohman , ia berharap momen ini dapat terus memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian antaralumni.
Acara semakin semarak dengan kehadiran artis papan atas Charly Van Houten. Namun demikian, esensi reuni tetap pada silaturahim dan kebersamaan antaralumni. Hal itu ditegaskan oleh Pelindung Ikatan Smandaku 88, Kang Naudi Nurdika.
“Yang utama bukanlah hiburannya, tetapi kebersamaan kita sebagai keluarga besar alumni. Tanpa memandang jabatan, pangkat, atau status, kita tetap saudara dan bangga sebagai warga Kuningan,” ungkapnya.
Charly, yang juga putra daerah Kuningan asal Kedungarum, turut mengapresiasi kekompakan para alumni. “Semoga selalu diberi berkah, bahagia, dan sukses. Tetap bangga sebagai warga Kuningan,” ujarnya.
Acara Temu Bahagia Smandaku 88 menjadi bukti eratnya hubungan persaudaraan para alumni, sekaligus wujud nyata kepedulian sosial yang terus terjaga meski telah puluhan tahun lulus dari bangku sekolah.
/Tatang.B

