masukkan script iklan disini
KUNINGAN - CIREMAIPOS.COM,- Pemerintah Desa Mancagar, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program beasiswa pendidikan bagi siswa kurang mampu dan berprestasi pada Tahun Anggaran 2025. Berbeda dari bantuan pada umumnya, beasiswa ini tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan disalurkan sesuai kebutuhan pendidikan siswa.
Kepala Desa Mancagar, Suryana, menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan tepat sasaran. Hal itu disampaikannya kepada Journalgamas.com pada Senin (15/12/2025).
Pada tahun anggaran 2025, sebanyak 95 siswa tercatat sebagai penerima manfaat beasiswa pendidikan. Para penerima berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Suryana menjelaskan, bantuan beasiswa yang diberikan berupa kebutuhan penunjang pendidikan, seperti seragam sekolah, Sepatu, Perlengkapan Belajar, Buku, alat tulis, hingga kebutuhan lain yang mendukung proses belajar siswa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh penerima.
“Bantuan ini kami berikan bukan dalam bentuk uang, tetapi sesuai kebutuhan siswa di sekolah. Tujuannya agar benar-benar dimanfaatkan untuk pendidikan dan tidak disalahgunakan,” jelasnya.
Program beasiswa pendidikan Desa Mancagar ini telah berjalan selama dua tahun, sejak 2024 hingga 2025. Seluruh pendanaan bersumber dari Dana Desa (DD) yang telah melalui proses musyawarah bersama perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Lebih lanjut, Suryana menyampaikan harapannya agar program ini mampu membantu orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka sekaligus memotivasi siswa untuk terus meningkatkan prestasi dan kedisiplinan belajar.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus sekolah, rajin belajar, dan meraih cita-cita. Ke depan, kami ingin melahirkan generasi Desa Mancagar yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa perubahan positif bagi desa,” ungkapnya.
Melalui program beasiswa pendidikan non tunai ini, Pemerintah Desa Mancagar optimistis dapat menekan angka putus sekolah serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa.
/Moris


